The Byte Converter

Byte Kilobyte Megabyte Gigabyte

1 Byte = 8 Bit
1 Kilobyte = 1024 Bytes
1 Megabyte = 1048576 Bytes
1 Gigabyte = 1073741824 Bytes


The Byte Converter by Malte Philipp

Monday, November 23, 2009

Mengenal Lebih Dekat Flu Burung



Avian Flu (AI) atau sering kita kenal dengan flu burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang binatang jenis unggas seperti ayam, itik, puyuh, burung dan hewan unggas sebangsanya.

Penyakit ini sangat mematikan bagi unggas, gejala bisa muncul mulai dari yang ringan hingga akut. Apabila virus ini menyerang secara tiba-tiba, ayam akan mati mendadak dan dalam jumlah besar tanpa meninggalkan gejala sebelumnya.

Terkadang gejala yang timbul adalah mata kebiruan, kulit kemerahan, terjadi pendarahan pada kulit, ayam kelihatan sangat haus, kelelahan, dan kesulitan pernapasan yang berat. Kematian yang ditimbulkan oleh
flu burung bisa 50% hingga 100%.

Agen penyebaran
flu burung adalah virus fowl plague. Virus tersebut dimasukkan ke dalam virus influenza, anggota famili orthomyxoviridae. Virus influenza yang telah membentuk famili tersebut dibagi menjadi influenza tipe A, B atau C berdasarkan perbedaan antigen nucleoprotein dan protein matrix yang terdapat pada partikel virus.

Partikel virus ini mempunyai lapisan luar yang mengandung
glicoproptein yang berperan dalam aktivitas aglutinasi, disebut antigen hemagglutinin (HA) dan neuramidase (NA). Perbedaan kedua antigen itu digunakan untuk mengindentifikasi serotipe virus influenza dengan inisial huruf H (untuk antigen hemaglutinin) dan N (untuk antigen neuramidase), disertai angka dibelakangnya, salah satu contoh H5N1.

Virus
avian influenza –yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan flu burung- termasuk dalam tipe A. Di antara virus influenza tipe A terdapat 15 jenis antigen hemaglutinin (H1 sampai dengan H15) dan 9 jenis antigen neuramidase (N1 sampai dengan N9).

Virus influenza yang biasa menyerang ternak (kuda, babi dan unggas) termasuk kedalam tipe A, perlu dicatat bahwa virus tipe A merupakan tipe yang dapat menimbulkan wabah pada manusia. Tipe B dan C menyerang manusia, tetapi tidak menyerang ternak.

Langkah Pencegahan Flu Burung


  1. Letakkan kandang peternakan jauh dari permukiman penduduk dan usahakan jauh dari peternakan babi.
  2. Menempatkan peraltan kandang jauh dari saluran air yang biasa digunakan unggas.
  3. Areal peternakan harus dikelilingi pagar dan ditutup rapat untuk menjaga keluar masuknya orang yang tidak berkepentingan.
  4. Penjagaan ayam ternak untuk tidak menggunakan air yang mungkin digunakan oleh unggas liar lainnya. Perbaikan kandang mutlak diperlukan untuk mencegah masuknya unggas liar masuk.
  5. Usahakan memberi makan ayam pada kandang tertutup, jangan ada makanan yang tercecer pada tempat terbuka yang mengundang burung liar untuk singgah.
  6. Ayam peliharaan ditempatkan dan dikelompokkan berdasarkan umurnya.
  7. Memberikan desinfectan untuk seluruh peraltan yang digunakan dalm peternakan.
  8. Memberikan pakain yang bersih dan sudah didesinfeksi bagi karyawan yang menangani ayam ternak. Lengkapi dengan masker untuk menghindari penularan flu burung dari unggas ke manusia.
  9. Penanganan kotoran dan limbah dengan baik karena utamanya penularan flu burung melalui kotoran ayam.
  10. Ayam yang sakit atau mati harus dikeluarkan dibakar diinsenerator, jangan sampai keluar peternakan. Dan laporkan ke piahak berwenang untuk mencegah penularan lebih lanjut.
Vaksin yang digunakan selama ini dapat mencegah influenza pada beberapa spesies termasuk unggas. Akan tetapi perlu diketahui bahwa diantara 15 subtipe virus flu burung tidak terjadi proteksi silang.

Karena tidak dapat diprediksi tipe mana yang akan menginfeksi ayam disuatu peternakan, vaksinasi dengan satu subtipe tidak menjamin dapat mencegah infeksi. Program vaksinasi disertai tindak karantina yang ketat dapat mengendalikan penyakit bentuk ringan.

Tetapi pada penyakit tipe ganas, tindak karantina yang ketat dan depopulasi cepat terhadap ayam-ayam yang tertular merupakan metoda yang efektif untuk menanggulangi
flu burung. Semua ayam terinfeksi dan tertular dimusnahkan dengan cara dibakar, sehingga sumber bibit penyakit hilang dari peternakan di Indonesia.
(sumber gambar : www.pemkot-malang.go.id)


Sumber : http://www.infoagrobisnis.com/2009/04/mengenal-lebih-dekat-dengan-flu-burung.html